Jodoh:: Dinanti atau Dicari??

Sebenarnya  ini adalah bahasan ngobrolku dengan seorang teman di Friendster.  Kebetulan dalam salah satu “Message”nya membahas tentang prinsip hidup bahwa takdir telah memisahkannya dari orang yang dicintainya, dan kemudian dia berkata “jelas memang dia bukan jodohku”.

Berangkat dari pernyataan itu aku kemudian aku  nyatakan pendapatku dalam repply message bahwa  :

Aku punya temen kuliah cowok, dia pernah bilang (kurang lebihnya) begini:

biarkan Tuhan memilihkan pasangan yang terbaik untuk kita, dari pada kita memaksakan jodoh kepada orang yang kita anggap tepat

 

Aku nggak tahu kenapa kata-kata itu koq masih nempel diingatanku, padahal saat itu ngomongnya ya nggak serius gitu.  Nah gara-gara itu, kemudian muncul sebuah statemen-statemen yang mengajak kami untuk diskusi bebas tentang: JODOH.

A :         Orang tua bilang bahwa jodoh itu di Tangan Tuhan. dicari-cari kemana-mana kalo  emang belum saatnya ketemu ya nggak bakalan ketemu, tapi kalo udah waktunya datang nggak usah dicari akan datang sendiri……

B:         iya benar jodoh di Tangan Tuhan, lah kalo tidak kita ambil, yah masih tetep di Tangan Tuhan terus … nggak pernah ada di tanganmu .

Nah dari situ muncul pertanyaan : – Jodoh itu DI NANTI ataukah DI CARI? (menanti jodoh ataukan mencari jodoh?)

Obrolan yang (mungkin) gak ada ujung akhirnya …..

7 Tanggapan ke “Jodoh:: Dinanti atau Dicari??”


  1. 1 nadya rahma 21 Juni, 2007 pukul 3:38 am

    Lamunan Kupu2

    Disaat daku melamun kesepian
    Hinggap sesosok pangeran cinta
    Mencari bunga mekar ditamannya
    Ditemani kumbang madu

    Jika memang pangeran berkuda itu yang kucari
    Apa daya daku bisa menolaknya
    Meskipun dengan bualan semata
    Takkan bisa ku menjauh

  2. 2 Shobirin Saerodji Syakur 21 Juni, 2007 pukul 3:18 pm

    nadya rahma:
    jadi sang bunga yang menanti kumbang?
    sedangkan sang pangeran yang harus mencari bunga?
    siapakah kumbang madu itu?

    tapi mengapa sang engkau harus ragu
    bahwa pangeran berkuda itu adalah yang kau cari (atau kau tunggu?)

  3. 3 Fatoni 22 Juni, 2007 pukul 10:37 am

    Sebuah perdebatan panjang tentang kehendak tuhan dan kehendak manusia?

    Adakah kehendak manusia yang terlepas dari kehendak tuhan?

    Jadi, meskipun mencari jodoh, pada hakekatnya itulah kerjaan tuhan.

  4. 4 Fatoni 26 Juni, 2007 pukul 10:16 am

    Omong-omong, apa sudah ponya calon jodoh?

  5. 5 Shobirin 26 Juni, 2007 pukul 12:42 pm

    ehmm…. sudah ada mas fatoni, cuman masih di Tangan Tuhan barangkali, jadi saat ini belum ada di tangan saya:>

  6. 6 Toni 27 Juni, 2007 pukul 10:16 am

    Tangan Mas sobirin juga adalah tangan tuhan.

  7. 7 GronjaL 19 September, 2007 pukul 7:10 pm

    Kalo menurutku seh bukan di nanti… ~kesannya kho pasrah bgt, usaha dl dunk…?! khan qta di ciptakan berpasangan….?~
    kalo di cari…~emang ada yang buang?~

    Bagaimana kalo Menjemput Jodoh…..????

    Menjemput Jodoh…ok deh, bisa masuk referensi baru.


Tinggalkan Balasan




]} Qolbu Berbisik

qbfot


Sebelum semuanya berlalu ...

Semua yang ada di sini kebanyakan hanya pikiran-pikiran yang ada di otakku, kemudian aku tuangkan. Jadi mungkin banyak yang kurang berkenan dengan pengetahuan, perasaan atau keinginan anda mohon dipermaklumkan.

banner blogger Nganjuk orange

cicak-lawan-buaya1.jpg

]} Komentarmu

]} Tamuku

  • 78,767 Pengunjung

Flickr Photos

DSC04759

DSC04736

DSC04725

Di Bantimurung

DSC04720

More Photos