Sebenarnya ini adalah bahasan ngobrolku dengan seorang teman di Friendster. Kebetulan dalam salah satu “Message”nya membahas tentang prinsip hidup bahwa takdir telah memisahkannya dari orang yang dicintainya, dan kemudian dia berkata “jelas memang dia bukan jodohku”.
Berangkat dari pernyataan itu aku kemudian aku nyatakan pendapatku dalam repply message bahwa :
Aku punya temen kuliah cowok, dia pernah bilang (kurang lebihnya) begini:
“ biarkan Tuhan memilihkan pasangan yang terbaik untuk kita, dari pada kita memaksakan jodoh kepada orang yang kita anggap tepat”
Aku nggak tahu kenapa kata-kata itu koq masih nempel diingatanku, padahal saat itu ngomongnya ya nggak serius gitu. Nah gara-gara itu, kemudian muncul sebuah statemen-statemen yang mengajak kami untuk diskusi bebas tentang: JODOH.
A : Orang tua bilang bahwa jodoh itu di Tangan Tuhan. dicari-cari kemana-mana kalo emang belum saatnya ketemu ya nggak bakalan ketemu, tapi kalo udah waktunya datang nggak usah dicari akan datang sendiri……
B: iya benar jodoh di Tangan Tuhan, lah kalo tidak kita ambil, yah masih tetep di Tangan Tuhan terus … nggak pernah ada di tanganmu .
Nah dari situ muncul pertanyaan : – Jodoh itu DI NANTI ataukah DI CARI? (menanti jodoh ataukan mencari jodoh?)
Obrolan yang (mungkin) gak ada ujung akhirnya …..








Lamunan Kupu2
Disaat daku melamun kesepian
Hinggap sesosok pangeran cinta
Mencari bunga mekar ditamannya
Ditemani kumbang madu
Jika memang pangeran berkuda itu yang kucari
Apa daya daku bisa menolaknya
Meskipun dengan bualan semata
Takkan bisa ku menjauh
nadya rahma:
jadi sang bunga yang menanti kumbang?
sedangkan sang pangeran yang harus mencari bunga?
siapakah kumbang madu itu?
tapi mengapa sang engkau harus ragu
bahwa pangeran berkuda itu adalah yang kau cari (atau kau tunggu?)
Sebuah perdebatan panjang tentang kehendak tuhan dan kehendak manusia?
Adakah kehendak manusia yang terlepas dari kehendak tuhan?
Jadi, meskipun mencari jodoh, pada hakekatnya itulah kerjaan tuhan.
Omong-omong, apa sudah ponya calon jodoh?
ehmm…. sudah ada mas fatoni, cuman masih di Tangan Tuhan barangkali, jadi saat ini belum ada di tangan saya:>
Tangan Mas sobirin juga adalah tangan tuhan.
Kalo menurutku seh bukan di nanti… ~kesannya kho pasrah bgt, usaha dl dunk…?! khan qta di ciptakan berpasangan….?~
kalo di cari…~emang ada yang buang?~
Bagaimana kalo Menjemput Jodoh…..????
Menjemput Jodoh…ok deh, bisa masuk referensi baru.