SMP Ar Rahmat Borong Juara
Olimpiade Sains Fisika
BOJONEGORO – Bertempat di aula SMP Ar Rahmat, Jalan Untung Suropati, Bojonegoro, kemarin 196 siswa dari belasan SMP dan MTs di Bojonegoro mengikuti Olimpiade Sains Fisika. Kegiatan ini digelar oleh MGMP Sains Fisika SMP/MTs Kabupaten Bojonegoro.
“Kegiatan ini merupakan program tetap yang dilaksanakan setiap tahun, dengan harapan dapat memacu motivasi serta minat belajar siswa,” terang Sekretaris MGMP Sains Fisika SMP/MTs Kabupaten Bojonegoro Edi Sutikno kepada Radar Bojonegoro kemarin.
Dia mengatakan, pada olimpiade tingkat kabupaten itu panitia membagi peserta dalam tiga kelompok berdasarkan kelas masing-masing. Hal ini agar tidak ada ketimpangan serta persaingan yang kurang sehat antarpeserta.
Edi menuturkan, dari 196 peserta tersebut 78 di antaranya dari kelas VII, 83 kelas VIII, dan 35 lainnya kelas IX. “Meski jumlah peserta cukup banyak, panitia hanya mengambil 6 peserta dengan nilai terbaik dari masing-masing kelompok,” jelasnya.
Guru SMPN 7 Bojonegoro ini menambahkan, pada tahap penjaringan, seluruh siswa diharuskan menyelesaikan 50 soal pilihan ganda dalam waktu 90 menit. Di antara 50 soal itu, sepuluh menggunakan bahasa Inggris.
“Untuk soal bahasa Inggris diberikan secara acak pada setiap lembar soal,” katanya.
Dari hasil tes tulis itu, tiga peserta dengan nilai terbaik dari masing-masing kelompok kelas diwajibkan mengiktui tes praktikum dan presentasi untuk penentuan juara. Hasilnya, untuk kelas VII, juara I diaraih Adib Gani Sila, juara II Anugrah Uga, dan juara III Muh. Abdur Rouf. Ketiganya siswa SMP Ar Rahmat.
Sedangkan untuk kelas VIII, juara I diaraih Hafidz Indra B., juara II Al Hazmy (keduanya dari SMP Ar Rahmat), dan juara III Meiliani I (dari SMPN 1 Bojonegoro).
Sementara itu, untuk kelas IX, juara I diaraih Muhammad Husain (SMPN 1 Kanor), juara II Suka Pradita (SMPN 1 Ngraho), juara III Vigana R.P. (SMPN 2 Bojonegoro). (dim)
Sumber: Jawa Pos
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=163405&c=87








2 Tanggapan ke “SMP Ar Rahmat Borong Juara”