Arsip untuk Desember, 2007

Belajar Taqwa dari Ibrahim dan Ismail

oleh : Muhammad Shobirin Saerodji


Allah Akbar…3x Allahu Akbar walillahil Hamd.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah.

Alhamdulillah, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. pada pagi hari ini kita dikaruniai Allah Swt. kesempatan untuk menyambut hari raya idul Adha. Setelah kaum muslimin sedunia melakukan wukuf di Padang Arafah dan setelah umat Islam melaksanakan puasa sunah hari tarwiyah dan Arafah.
Walau dalam keadaan bagaimanapun, setiap Idul Adha datang, kita menyambutnya dengan rasa syukur. Kita sambut dengan menyerukan satu jalinan kalimat-kalimat suci dan mengumandangkan rajutan benang-benang tauhid.
Lanjutkan membaca ‘Belajar Taqwa dari Ibrahim dan Ismail’

Yuslima Nafsahu

tawakkal

YUSLIMA NAFSAHU

 

Tawakkal

Pasrah

 

Fa idza ‘azam ta fa tawakkal ala Allah (Al Quran)

Menikah -menikah- dan menikah (ayo!)

MENIKAH. Saya tidak tahu, kenapa dalam beberapa hari ini (kurang lebih minggu ini) , beberapa orang di dekat saya sepertinya antusias mengajak saya untuk berdiskusi dengan satu tema, yaitu MENIKAH. Lanjutkan membaca ‘Menikah -menikah- dan menikah (ayo!)’

Jangan Melawan Takdir

[15:10] bxxxx_nxx: aq ga yakin akan ada org mau nrima masa lalu qu..ada lelaki dia mengajak aq serius to menikah begitu aq ceritakan masa lalu qu dy memaki dan menghina aq seperti wanita jalang
[15:11] bxxxxx_nxx: sakit tp aq cm bs bersabar dan pasrah karna aq tau kekurangan qu dan emang pantas diriqqu to dihina seperti tu walau skt tp itulah keadanya
[21:29] sarjana_muda_01: lalu setelah pasrah apa yang kamu lakukan? [21:29] sarjana_muda_01: apakah kamu hanya diam saja?

Jangan Melawan Takdir

ALLAH Swt. memberikan takdir ini kepadamu bukan untuk kau jadikan alasan untuk menyerah, untuk kamu diamkan tidak melakukan apa-apa. Tapi gunakan takdir yang telah kamu terima ini untuk pijakan menjadi lebih baik. Bagaimana caranya?.

Pada saat kamu pasrah dihina karena takdir yang telah terjadi, kamu jangan berusaha melawan takdir, karena itu hanya akan menambah sakit hatimu. Ikuti takdir yang kamu terima dengan memanfaatkannya sebagai pijakan untuk semakin mendekat kepada Allah Swt. Ketika disakiti hati, maka pada saat itulah waktu yang tepat untuk kamu menyebut-berharap-mengadu-meratap-menangis- meminta perhatian dari Allah. Karena pada suasana seperti itulah manusia merasa zero-kosong- tingkat kepasrahan yang tinggi bahwa ternyata manusia tidak mempunyai kuasa apa-apa. Tidak mempunyai hak untuk sombong, tidak mempunyai kemuliaan apa-apa kecuali pemberian dari Allah. Maka gunakanlah kesempatan kamu yang sedang teraniaya itu untuk semakin mendekat kepada Allah. Secara matematik Ary Ginanjar memvisualkan melalui rumus :

n/0 = ~

n : mahluk

0 : zero : adalah ketika pasrah sepenuhnya kepada Allah.

~ : tak terdefinisikan : Allah adalah Dzat yang KekuasaanNya Tidak Terbatas, Undefinited!

Maka pijaklah takdir mu (yang kamu anggap hina) itu untuk bertemu, menghadap Allah. Mengadu, menangis, meratap, meminta, bercengkrama dengan-Nya. Kalau kamu bisa seperti itu kamu akan menjadi orang yang lebih baik dari mereka yang mengejekmu. Bahkan- kamu jauh lebih dari mereka. Perlu kamu ketahui, tidak semua orang mempunyai kemampuan seperti itu.

Jika itu terjadi maka semakin sering kamu di dholimi, semakin sering kamu akan mendekat kepada Allah. Semakin sering kamu di ejek oleh manusia, maka semakin sering kamu mengingat Allah, semakin sering bertemu Allah. Maka, kamu tidak akan lagi merasakan sakit hati karena di ejek, atau di rendahkan manusia, tetapi ketika manusia mengejekmu, ketika manusia merendahkanmu kamu akan merasa senang karena dengan ejekan dan umpatan mereka kamu bisa semakin mendekat kepada Allah. Apa lagi yang kamu cari dalam hidup ini selain kebahagiaan bisa menemui Allah sepanjang waktu?

Itu adalah prinsip hidup yang dasar. Karena sesuatu yang dasar, maka akan berat untuk dilaksanakan. Semua membutuhkan latihan hati. Hati harus dilatih agar terampil dengan ahlak yang baik. Seperti halnya ahlak dalam menyikapi kehidupan seperti yang kamu alami. Ahlak baik yang harus kau tunjukkan adalah seperti yang aku tulis di atas.

Semakin kamu ingin melawan takdir, akan semakin kamu sakit hati.

Ikuti takdir. Gunakan takdir yang sudah terjadi sebagai pijakan agar hidup ini menjadi lebih bermanfaat, dan lebih mulia.

Jadilah Pembawa Cahaya.


]} Qolbu Berbisik

qbfot


Sebelum semuanya berlalu ...

Semua yang ada di sini kebanyakan hanya pikiran-pikiran yang ada di otakku, kemudian aku tuangkan. Jadi mungkin banyak yang kurang berkenan dengan pengetahuan, perasaan atau keinginan anda mohon dipermaklumkan.

banner blogger Nganjuk orange

cicak-lawan-buaya1.jpg

]} Komentarmu

]} Tamuku

  • 78,767 Pengunjung

Flickr Photos

DSC04759

DSC04736

DSC04725

Di Bantimurung

DSC04720

More Photos