Kawan, ku buka lembaran awal dibulan Oktober ini dengan banyak merenung. Allah Sedang Mengajakku Berbicara, dengan bahasa yang agak sulit kupahami, tapi dapat kurasakan. Allah Sedang Menegurku, karena aku ngengkel terhadap aturan-Nya.
Kuluapkan pada posting pendek di halaman Facebook, sekarang ku kumpulkan di sini, agar tidak berserakan, sekaligus sebagai oleh-oleh dari sebuah ketidakmanutan.
I. Engkau Maha Mengatur Segala Sesuatu. aku percaya Aturan-Mu adalah yang menata keberserakan hidupku. walaupun untuk itu kesabaran yang berlumuran sakit hati (kepada sesama manusia) meremas, menggodam, menyayat, mengiris-iris, dan menghancurkan perasaan bahagia. Tapi, Aku Percaya. Engkau Sang Maha Teratur October 4 at 10:16pm II.Rabbana wa laa tahmil ‘alaina isran kama hamaltahu ‘alalladziina min qablina. Rabbana wala tuhammilna ma la thaqata lanaa bih. wa’fuanna, waghfirlana, warhamna. Anta Maulaana. fanshurna alal qaumil kafirin. alal qaumil munafiqin, alal qaumil fasiqin Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampu…nilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir “. Mon at 2:41pm III.
Sudahlah, lebih baik aku menata diriku sendiri. Masih banyak tugas yang selama ini terabaikan dan terbengkalai. Saatnya aku kembali memanggul tanggung jawabku yang sesungguhnya. Bukan wanita!. Tue at 5:44am IV.
Bekerja ya seperti ini, dari dulu. semangat ya tetep semangat. tidak terpengaruh oleh kondisi hati. Tue at 2:14pm V.
ehm, jika mau menghitung, sebenarnya hari ini lebih banyak aku merasa bahagia dan senang. Padahal “secara teori” seharusnya aku capek dan (sempat tadi) hilang mood. Ternyata capek dan mood tidak selamanya berbanding lurus dengan kebahagiaan… hati. Allah Pandai Menaruh Kebahagiaan dalam Kesedihan. Tue at 11:28pm
Awal bulan yang berat bagi kehidupan hati saya. Memang sedikit banyak mengganggu aktivitas fisik.
Sedikit curhat kawan, palu godam memukul telak dari belakang, dengan energi yang sudah terkumpul selama 2 tahun. Tepat pada tanggal 3 Oktober 2009 meremukkan hati dan menghancurkan rasa percayaku terhadap seorang wanita.
Aku langsung teringat tulisanku 2 tahun yang lalu. Sebuah peringatan dari Pamanku yang kemudian aku abaikan, karena aku merasa sudah dewasa (saat itu). Sekarang aku merasakan, bahwa apa yang beliau katakan benar adanya. Maka sekarang aku tinggal merasakan dan menikmati buah dari keegoisanku, yaitu; SAKIT HATI.
Bojonegoro, 8 Oktober 2009








biasanya laki-laki tu lebih egois dari wanita dan laki-laki selalu merasa benar pak ustad.orang yang lebih tua hanya bisa menasehati karena beliaulah yang telah memiliki pengalaman terlebih dahulu.menyesal pasti di belakang.eee…ternyata pak ustad jg bs sakit hati tho…?
jika kamu mengalaminya diawal oktober, aku mengalaminya pada tiga hari terakhir (7,8,9 oktober) ketika semua lelah jiwa, raga, pikiran dan hati bersatu merobohkan kekukuhan hatiku. mimpi yang selama ini aku coba rajut kini musnah. dan kini aku mencoba lagi untuk menata diri dan hati. semoga Allah memberikan kekuatan pada kita. Amin…..