Arsip untuk Kategori 'Pikiranku'

A Complicated Change

Kawan, berikut ini adalah status Facebook saya kemarin (24/11/2009):

Kadang memang jalan panjang yang terbentang di depan itu terlihat menakutkan. Padahal, jalan yang sudah dan baru saja kita lewati mungkin [dulunya kita anggap] lebih menakutkan. Hakekatnya (menurutku), kita hanya dipaksa oleh Takdir (Allah) untuk melangkah dengan perubahan-perubahan. Dan untuk perubahan itu resikonya adalah pengorbanan yang [bisa jadi hanya seolah-olah] luar biasa berat.

Dan berikut adalah sebuah notes milik seseorang yang saya anggap relevan dengan tulisan saya di atas.  (catatan:  Sudah mendapat ijin dari Si Penulis).

Perubahan memang senantiasa dilakukan oleh sebagian besar orang.  Karena memang perubahan itu dibutuhkan oleh orang tersebut agar bisa memperbaiki kualitas hidupnya. Namun, seringkali di awal perubahan itu terjadi, akan terasa sangat berat dan seolah-olah tidak mungkin (akan) terjadi perubahan.

Terjadinya sebuah perubahan memang mutlak diperlukan niat tulus dari orang yang bersangkutan. Namun, tidak dapat dipungkiri, sebuah perubahan bisa terjadi juga memerlukan orang lain yang senantiasa memotivasi dan membimbing(nya) orang melakukan perubahan menuju ke arah lebih baik. Karena tak jarang orang yang sudah punya niat tulus untuk berubah (tersebut) belum dipertemukan dengan orang lain yang bisa mendukung, maka (menyebabkan) perubahan tersebut akhirnya urung dilakukan.

~ It’s all about change, a complicated change ~

Apakah benar-benar ada korelasi?

[...]

Manis-manis, Manis.

Matahari sepertinya sedang memandangku dengan seksama,
Ada keganjilan yang tidak biasa.

Sadar aku diperhatikan.
Kukatakan kepadanya bahwa aku sendiri juga heran mengapa aku begini. Lanjutkan membaca ‘Manis-manis, Manis.’

Flashback, mengenai CPNS.

Setelah lama tidak bercerita lewat posting blog, bingung juga memilih cerita yang akan ditulis. terlalu banyak yang ngendon di otak.

Biarlah tulisan kali ini mengalir seperti air sungai.

Flashback, mengenai CPNS.

Sejak pengumuman test CPNS bulan desember tahun lalu, aku merasakan beberapa hal yang luar biasa.

Entah sedikit ada kesombongan atau tidak (terselip dalam tulisanku kali ini) aku hanya ingin berbagi cerita.

Melalui sekuel tulisan ku Tetap Air I, II dan III sebenarnya aku telah menceritakannya.

Setelah anugerah Allah berupa lolos CPNS yang sulit untuk kuprediksikan, anugerah besar lagi yang kuterima adalah Lanjutkan membaca ‘Flashback, mengenai CPNS.’

Tak Cukup Dua Mata

di atas langit ada langit.
setelah laut ada lagi samudera.
dunia tak lagi kupandang hanya dengan dua mata.
karena ternyata kesempitan selama ini tercipta dari sana. Lanjutkan membaca ‘Tak Cukup Dua Mata’

Balada Minggu Pertama di Bulan Oktober

Kawan, ku buka lembaran awal dibulan Oktober ini dengan banyak merenung. Allah Sedang Mengajakku Berbicara, dengan bahasa yang agak sulit kupahami, tapi dapat kurasakan. Allah Sedang Menegurku, karena aku ngengkel terhadap aturan-Nya.

Kuluapkan pada posting pendek di halaman Facebook, sekarang ku kumpulkan di sini, agar tidak berserakan, sekaligus sebagai oleh-oleh dari sebuah ketidakmanutan.

I.
Engkau Maha Mengatur Segala Sesuatu. Lanjutkan membaca ‘Balada Minggu Pertama di Bulan Oktober’

Posting Balsem

Lama tidak membuat tulisan panjang sebenarnya gatal juga mata dan tangan.  Namun apa daya, karena adanya keterbatasan fisik (tangan kiri yang terkekang gips) dan tersedianya fasilitas numpahin uneg-uneg yang lebih simpel dan instan via Facebook, akhirnya produktifitas menulis panjang di blog jadi menurun. Lanjutkan membaca ‘Posting Balsem’

Kepompong, Kupu-kupu


Kepompong,  nanti kupu-kupu
sebuah proses, bukan ekses
memenjara, mengekang, menindas
menciutkan nyali, menghancurkan egosentris
.
kepompong, nanti kupu-kupu
diam, tenang, nrimo, legowo
taat, taqwa, tawakkal
sabar, kuat dan yakin
.
kepompong, nanti kupu-kupu
diam untuk bergerak
jeda untuk kerja
rehat untuk giat
sehat untuk manfaat Lanjutkan membaca ‘Kepompong, Kupu-kupu’

Merdeka

I
Tombak…
Senapan…
Bedil…
Keris…
Meriam…
Pedang…
Granat…
Badik…
Parang…
Ranjau…
Molotov…
BUMMM!!!
Meledak..
Melesat…
Melukai…
Membantai…
II
Doa-doa … Lanjutkan membaca ‘Merdeka’

Suara

ah,
aku ingat suara ini.
terasa lembut terdengar.
aku ingat tawa ini.
terasa renyah menyejukkan.

lembut dan sejuk seharusnya menentramkan.
tapi mengapa ini jadi meresahkan. Lanjutkan membaca ‘Suara’

Ya Amplop – ya amplop

PESTA pernikahan memang tidak bisa dipisahkan dengan angpaw pernikahan (dalam bahasa Jawa, kami biasa menyebutnya Duit Buwuh). Entah sudah berapa lama budaya buwuhan ini dimulai. Yang jelas dengan adanya budaya ini saya sering mendengar tetangga saya, -terutama ibu-ibu- mengeluh karena musim buwuh sudah datang. Artinya kocek harus dirogoh lebih dalam dalam bulan-bulan ini.

Saya tidak akan membahas mengenai adat buwuhan, ataupun memperbincangkan keluhan ibu-ibu mengenai nasib kocek mereka akibat buwuh. Saya hanya ingin menceritakan pengalaman pribadi saya seputar buwuhan pada pernikahan teman-teman saya. Lanjutkan membaca ‘Ya Amplop – ya amplop’

Halaman Berikutnya »


]} Qolbu Berbisik

qbfot


Sebelum semuanya berlalu ...

Semua yang ada di sini kebanyakan hanya pikiran-pikiran yang ada di otakku, kemudian aku tuangkan. Jadi mungkin banyak yang kurang berkenan dengan pengetahuan, perasaan atau keinginan anda mohon dipermaklumkan.

banner blogger Nganjuk orange

cicak-lawan-buaya1.jpg

]} Tamuku

  • 77,296 Pengunjung

Flickr Photos

DSC04759

DSC04736

DSC04725

Di Bantimurung

DSC04720

More Photos