Kawan, berikut ini adalah status Facebook saya kemarin (24/11/2009):
Kadang memang jalan panjang yang terbentang di depan itu terlihat menakutkan. Padahal, jalan yang sudah dan baru saja kita lewati mungkin [dulunya kita anggap] lebih menakutkan. Hakekatnya (menurutku), kita hanya dipaksa oleh Takdir (Allah) untuk melangkah dengan perubahan-perubahan. Dan untuk perubahan itu resikonya adalah pengorbanan yang [bisa jadi hanya seolah-olah] luar biasa berat.
Dan berikut adalah sebuah notes milik seseorang yang saya anggap relevan dengan tulisan saya di atas. (catatan: Sudah mendapat ijin dari Si Penulis).
Perubahan memang senantiasa dilakukan oleh sebagian besar orang. Karena memang perubahan itu dibutuhkan oleh orang tersebut agar bisa memperbaiki kualitas hidupnya. Namun, seringkali di awal perubahan itu terjadi, akan terasa sangat berat dan seolah-olah tidak mungkin (akan) terjadi perubahan.
Terjadinya sebuah perubahan memang mutlak diperlukan niat tulus dari orang yang bersangkutan. Namun, tidak dapat dipungkiri, sebuah perubahan bisa terjadi juga memerlukan orang lain yang senantiasa memotivasi dan membimbing(nya) orang melakukan perubahan menuju ke arah lebih baik. Karena tak jarang orang yang sudah punya niat tulus untuk berubah (tersebut) belum dipertemukan dengan orang lain yang bisa mendukung, maka (menyebabkan) perubahan tersebut akhirnya urung dilakukan.
~ It’s all about change, a complicated change ~
Apakah benar-benar ada korelasi?
[...]











]} Komentarmu