Jurnal Belajar Metpen : Masalah Penelitian dan Kajian Pustaka

Jurnal Belajar

Pertemuan ke 4

 Nama  : Muhammad Shobirin

NIM  : 140341808629

Pelaksanaan  : Rabu, 20 Mei 2015

Konsep yang dipelajari   : 1. Masalah Penelitian

2. Kajian Pustaka

                                                           

Pada Pertemuan kali ini kelompok yang melaksanakan presentasi adalah Sdri. Endah Sayekti dan Sdri. Rita Budi Cristina, Ibu Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. berkenan hadir mendampingi diskusi dan memberikan kuliah.

Materi presentasi yang disampaikan antara lain:

  1. Cara menemukan masalah dengan :
  2. Observasi di sekitar, b) Membaca literatur, c) Mengikuti pertemuan ilmiah, d) Meminta nasehat / memperhatikan ahli, e) Memilih topic yang dirasa menarik, f) Memilih topic yang dirasa menarik bagi orang lain.
  3. Cara merumuskan masalah
  4. Jelas dan padat. Contoh rumusan masalah yang kurang jelas dan padat : kekayaan orang tua dan perilaku anak. Contoh yang benar : Apa pengaruh kekayaan orang tua terhadap perilaku anak mereka
  5. Ruang lingkup yg jelas dan terjangkau

Dapat dicari jawabnnya, sumber jelas, biaya jelas, tenaga dan waktu jelas.

Exp : (kurang feasibility) penelitian ini bertujan untuk menemukan metode yang paling efektif pada tingkat SMA di Indonesia.

  1. Merumuskan dengan pasti apa yang menjadi tujuan
  2. Memperbaiki / mengedit hasil rumusan masalah.
  3. Masalah penelitian dibagi-bagi menjadi sub masalah
  4. Mengidentifikasi sub masalah

Tulis pada kertas semua masalah, pilih yang dapat memunculkan data biasanya dengan kata-kata ; menganalisa, menemukan, dll.

  1. Menyusun masalah yang sudah ditemukan sesuai dengan urutan sub-sub masalah
  2. Menggunakan softaware untuk brainstorming (ini Saya belum paham)
  3. Mengurangi kesalahfahaman dengan menyatakan hipotesa, membatasi penelitian, memberikan definisi operasional, menyatakan asumsi dan tujuan penelitian.
  4. Cara untuk menguji permasalahan penelitian adalah melalui; pencermatan tinjauan pusataka, melihat secara holistic permaslahan, memikirkan keseluruhan proses penelitian, memakai peralatan dan sumberdaya yang ada, mendiskusikan dengan orang lain, menerima kritik, sabar dalam melaksanakan segala proses

Materi kedua, Kajian Pustaka,

Peran kajian pustaka adalah untuk melihat penelitian orang lain yang memiliki kesamaan dengan penelitian kita.

  1. Manfaat kajian pustaka a.l.:
  • Menambah wawasan tentang prosedur, metode, dan instrument penelitina
  • Saran dan masukan untuk penelitian kita
  • Data yang diperoleh autentik penjelasannya oleh peneiti sendiri
  • Ada kemungkinan memperoleh data yang tersembunyi
  • Memperoleh data tentang alat ukur penelitian yang lebih valid dipakai orang lain
  • Menentukan arah tema penekitian sesuai dengan bidang keahlian
  • Meningkatkan percaya diri
  1. Sumber literatur

Antara lain; Buku referensi, Jurnal ilmiah, Surat kabar, Publkasi pemerintah, Internet

  1. Langkah-langkah melakukan tinjauan pustaka:

Identifikasi kata kunci, Mencari referensi

  1. Mencari 50 laporan penelitian terkait
  2. Membaca sepintas dan mengkopinya
  3. Membuat peta literatur
  4. Membuat ringkasan artikel relevan
  5. Menyusun hasil ringkasan secara urut dan sitematis untuk menjadi kajian pustaka
  6. Hindari tinjauan pustaka yang : ekstensif, kliping, sembarang kutip, terlalu banyak kutipan.

Setelah kegiatan presentasi materi, dilanjutkan diskusi kelas. hasil diskusi tanya jawab dapat Saya simpulkan beberapa point:

  1. Temukan masalah di lapangan dan tentukan focus permasalahan yang paling mudah diselesaikan. Kemudian secara bertahap (scaffolding) identifikasi dan buat prioritas, masalah mana yang benar-benar dapat menyediakan data untuk dianalisis.
  2. Untuk memperoleh jurnal penelitian saat ini mudah karena banyak di internet.
  3. Artikel popular boleh digunakan untuk mencari inspirasi / ide.

 

Catatan singkat kuliah dari Prof. Hera :

  • Kalau ingin memiliki apa yang ada dalam artikel, tulis ulang dengan kata-kata anda sendiri
  • Kita sekarang dengan komputer -bukan main- sangat dmudahkan dibandingkan jaman dahulu, ketika diwajibkan menggunakan kartu index dulu kartu indek ada 3 macam kartu. U = Ulasan kalau kita mengulas suatu tulisan. K = Kutipan yang biasanya kita tulis persis seperti aslinya, atau kita terjemahkan persis seperti aslinya sehingga sumber rujukannya harus dilengkapi dengan nomor halaman. R = Ringkasan, kalau kita meringkas isi tulisan. untuk ketiganya jangan lupa menuliskan sumber rujukannya.
  • kalau kita sudah mengerti apa yang kita minati, kita bisa mulai mencicil artikel yang kita ingini. kalau bisa mencari sumber aslinya (jangan siapa dalam siapa)
  • karya ilmiah populker boleh digunakan untuk mencari ide, tetapi bukan untuk rujukan
  • Tema penelitian yang terkini antara lain : keterampilan berpikir kritis, metakognisi, keterampilan pengambilan keputusan dll.

 

Setelah mengikuti kuliah pada hari ini, saya semakin ingin segera menentukan minat tema apa yang akan dipilih untuk penelitian. Beberapa hal yang saya peroleh dari diskusi dengan teman Sdr. Edi Sulistyono, bahwa pada penelitian untuk tugas akhir, saya ingin menghasilkan modul/handout atau bahan ajar cetak yang lain yang saya kombinasikan dengan sains indigen di kabupaten bojonegoro (saya belum menemukan tema apa) ataupun dengan kombinasi berpikir kritis.

Beberapa hal yang belum saya pahami adalah bentuk/gaya tesis / penelitian di UM dengan penyatuan antara tema biologi yang sepertinya dilaksanakan secara eksperimental seperti penelitian biologi murni yang kemudian dipadu dengan produk penelitian berupa aplikasi dalam dunia pendidikan. Tentunya masalah ini muncul karena saya belum embaca sungguh-sungguh contoh-contoh tesis yang ada di perpustakaan UM. Saya yakin jika saya nanti banyak membaca literatur seperti yang disarankan oleh materi kuliah hari ini, saya akan menemukan gaya tesis ala UM, dan pada akhirnya saya menemukan focus tema penelitian yang akan saya kerjakan. Semoga.

 

Muhammad Shobirin

NIM. 140341808629

Jurnal Belajar Metpen : Hakekat Penelitian dan Alat Penelitian

Jurnal Belajar
Pertemuan ke 3

Nama : Muhammad Shobirin
NIM   : 140341808629
Pelaksanaan : Senin, 18 Mei 2015
Konsep yang dipelajari : 1. Hakekat Penelitian
2. Alat Penelitian

Pada pertemuan kali ini kelompok pertama yang melakukan presentasi adalah Kelompok 1, Sdri. Zuhrotul Milah dan Sdri. Kiki Taurista. Sedangkan Dosen Pendamping yang berkenan hadir adalah Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D.
Pada Materi Hakekat penelitian Sdri. Zuhrotul Milah memaparkan hasil eksplorasi dari buku wajib Practical research dalam beberapa point:
1. Apakah penelitian itu?
• Penelitian bukan sekedar mengumpulkan informasi
Seperti seorang guru kadang memberi tugas untuk mengumpulkan informasi dalam sebuah observasi, tapi seringnya kita mengatakan kepada siswa bahwa kegiatan mereka adalah penelitian.
• Memindahkan suatu fakta dari satu tempat ke tempat lain
Contohnya kegiatan mengumpulkan data, menyusun kutipan-kutipan dari referensi. Menyusun bilbliografi dll. Bukan sebuah penelitian karena tidak sekedar mengumpulkan data tetapi penelitian ada tahap analisis data.
• Menggali dan mengotak–atik informasi
Menggali informasi, kemudian mengotak-atik untuk mengambil pemahaman sendiri bukanlah sebuah penelitian.
• Slogan untuk menarik perhatian
Contohnya dalam iklan-iklan sering disebutkan “hasil penelitian tahun ini”
Ini bukanlah penelitian kata-kata penelitian hanya digunakan untuk menarik perhatian saja.

2. Membedakan kegiatan penelitian dan bukan penelitian
Karakteristik sebuah penelitian adalah :
1) Diawali pertanyaan
2) Mempunyai tujuan jelas
3) Mempunyai prosedur spesifik
4) Terdapat masalah dan dibagi menjadi sub-sub masalah
5) Diarahkan dengan rumusan masalah dan hipotesis yang jelas
6) Menerima asumsi kritis
7) Memiliki teknik pengumpulan data dan interpretasi data apakah hipotesis diterima atau ditolak.
8) Penelitian itu bersifat siklus, artinya setelah hasil penelitian, akan diperoleh rumusan masalah yang baru lagi.

3. Menilai hasil penelitian orang lain
1) Apakah sumbernya terpercaya?
2) Apa rumusan masalah & fokus penelitian dari penulis?
3) Data berupa deskripsi data baru ataukah penyusunan data yang suda ada?
4) Apakah artikel logis dan mudah diikuti?
5) Bagaimana relevansinya dengan penelitian sebelumnya?
6) Apakah prosedur cukup jelas & bisa ditiru dengan hasil sama?
7) Bagaimanakah teknik pengumpulan dan analisis data? Sudah tepat atau belum?

4. Cara mengambil manfaat dari penelitian orang lain
1) membuatl catatan tentang bibliografinya,
2) mencatat bagian-bagian penting yang ingin kita ketahui
3) Selalu introspeksi diri
4) membiasakan diri membaca dan mengevaluasi berbagai macam penelitian untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan menulis penelitian.

Pada materi kedua yaitu Alat-alat penelitian dipresentasikan oleh Sdri. Kiki Taurista dengan ringkasan materi sebagai berikut
• Pengertian
Alat-alat penelitian adalah mekanisme atau strategi spesifik dari peneliti yang diperlukan untuk mengumpulkan, memanipulasi, dan menginterpretasi data.

• Macam alat penelitian
1) Perpustakaan
Mengumpulkan informasi
2) Komputer
Sebagai alat sekaligus sebagai sumber informasi
3) Teknik Pengukuran
Menjembatani antara apa yang ada dalam konsep, ide, opini, atau sesuatu yang belum dapat dipastikan dengan dunia nyata yang dapat diukur.
Skala pengukuran digunakan dengan macam-macamnya.
Skala pengukuran ada 4 macam : 1) skala nominal, 2) skala ordinal, 3)skala interval, 4) skala rasio
4) Statistic
Untuk mendeskripsikan data dan digunakan untuk penarikan kesimpulan.
5) Akal pikiran
Statistic membuat data berbicara, tetapi yang bisa menjelaskan adalah akal pikiran manusia. Manusia mampu menggunakan akal pikirannya dalam penelitiannya dengan : logika (deduktif, induktif), metode ilmiah, berpikir kritis, dan kolaborasi.
6) Bahasa
Bahasa dalam bentuk tulisan. Pentingnya menulis, dapat: Mengidentifikasi, mengklarifikasi dan menyusun ide-ide. Juga melakukan pendeteksian.

Dari pemaparan yang cukup panjang tersebut, Saya dapat memperoleh pemahaman bahwa sebuah penelitian mempunyai kaidah yang jelas. Tidak sekedar mengobservasi, mengumpulkan data, atau mengkait-kaitkan data. Selain itu terdapat interpretasi data dengan cara-cara yang tepat untuk memperoleh kesimpulan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada awalnya saya belum begitu mengerti tentang larangan melakukan penelitian hanya untuk memperoleh pemahaman (pencerahan), seperti yang diungkapkan oleh Sdri. Milah berdasarkan buku teks. Ternyata pada akhirnya saya dapat memahami bahwa yang dimaksud adalah penelitian tidak hanya untuk memperoleh pemahaman, karena upaya untuk memperoleh pemahaman tidak menggunakan sistematika penelitian ilmiah dengan lengkap.
Dari materi tentang alat-alat penelitian, saya mendapatkan pelajaran bahwa Akal pikiran manusia tetap penting untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Sedangkan statistic hanya dapat membahasakan data dalam bentuk analisis data dan kesimpulan diterima atau ditolaknya hipotesis.
Perpustakaan pada masa sekarang dan yang akan datang mengalami tantangan yang hebat dalam manajemennya. Seperti yang diungkapkan oleh Sdri. Kiki, bahwa di masa yang akan dating perpustakaan tidak hanya untuk literature dari buku, tapi pikiran orang secara langsung melalui diskusi dunia maya juga bisa digunakan sebagai rujukan,
Hal itu menjadi tantangan terhadap metodologi penelitian pada masa yang akan datang. Setelah diskusi pembahasan materi kuliah pada hari ini, Beberapa pertanyaan yang muncul antara lain ; Bagaimana ukuran kevalidan data yang digunakan sedangkan tidak ada citasi yang nyata (karena data diperoleh dari hasil ngobrol atau chat online) ? dan tentunya dalam urusan tulis-menulis, bagaimana menuliskan daftar pustakanya?
Tentu hal itu akan menjadi fenomena yang wajar suatu saat nanti dan saya yakin pasti ada solusi yang secara mengalir diberlakukan untuk mengatasi perkembangan tersebut. Yang terpenting saya harus mencoba untuk memulai menyiapkan alat-alat penelitian yang akan saya gunakan dalam penelitian nanti antara lain: membaca jurnal-jurnal penelitian, belajar statistic dengan sungguh-sungguh (karena ini kelemahan terbesar saya). Semoga.

100 Soal Biologi :: Bab Fungi

Monggo ini ada kuran lebih 100 an soal latihan Bab Fungi. Hasil download dari sana-sini.
Semoga bermanfaat.

Contoh soal:

2. Jamur multiseluler tubuhnya tersusun kumpulan benang-benang (miselium), manakah yang bukan   

       merupakan fungsi miselium?

a. Sebagai alat untuk membentuk alat pembiakan  generatif

b. Sebagai alat untuk mengabsorbsi nutrisi dari lingkungannya

c. Sebagai alat untuk menempel pada lingkungannya

d. Sebagai alat untuk melakukan peristiwa kariogami

e. Sebagai tempat untuk melakukan proses fotosintesis

Download link : 100 Soal Latihan BAB FUNGI

Soal Latihan Pembinaan OSN Biologi SMP 2014

Paket soal #5 ini saya kumpulkan dari berbagai sumber buku ataupun internet. Jadi bukan murni saya yang membuat.  Monggo, silahkan diunduh untuk latihan harian.

contoh soal :

5. Membran dari sel darah merah dapat ditembus
oleh air, oksigen, karbon dioksida dan glukosa.
Sedangkan substansi lainnya tidak diijinkan
menembusnya. Sifat membrane seperti ini
disebut ….
A. perforasi.
B. semi-permeable.
C. non-conductive.
D. permeable.

6. Seekor invertebrate ditemukan dalam sebuah
akuarium air tawar. Hewan tersebut memiliki
ciri-ciri : perkembangan embrionalnya berasal
dari tiga lapisan perkembangan tubuh, dan
seluruh tubuhnya diselubungi lapisan kutikula.
Berdasarkan ciri-ciri di atas, hewan tersebut
satu filum dengan … .
A. hydra.
B. sea stars.
C. sponges.
D. crustaceans.

Download Soal Latihan OSN 2014 Paket#5 lengkap

Malang, Antarkan Aku Ke Sana

EFEK tulisan Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata beserta tetraloginya beberapa waktu silam masih sangat kentara. Menebali lagi keberanian membangun impian untuk menjelajah di negeri asing, yang saya semai sejak membaca Kumpulan cerpennya Kang Sobary Mohamad dan Kuntowijoyo.
Saya-yang entah mereka ingat atau tidak– semenjak membaca novel Laskar Pelangi itu sering memompakan semangat kepada mereka untuk belajar ke luar negeri. Seiring berjalannya waktu, anak-anak didikku SMP dulu, sudah lulus SMA di sekolah-sekolah pilihannya. Ada 2 anak  yang sudah berkesempatan menjadi Mahasiswa di Turki, satu di Jepang, satu di US, satu di Perancis, dan satu di Mesir. Saya bangga dan bahagia, dan diam-diam saya sedikit iri.
Keluarga istri saya terdapat tiga laki-laki, satu bapak dan dua adik. Bapak dan satu adik, beberapa waktu lalu (mendapat hadiah dan tugas dari kantornya) berkesempatan ke Mesir, Singapore dan Thailand, sedangkan Adik bungsu saya, yang kelas akhir SMA sudah bersiap-menembus beasiswa ke Jepang. Tinggal saya, yang diam-diam telah menyemai impian dan tumbuh subur, belum ada gambaran jelas lewat jalur mana impian keluar negeri. Buram.

Berawal dari sebuah tag dari seorang teman di Facebook, malam itu, saya menerima Informasi seleksi beasiswa S2 Pemerintah Provinsi untuk Guru SMA/SMK Jawa Timur. Entah mengapa, Saya berketetapan hati, inilah kesempatan yang saya tunggu-tunggu. Ini kutipannya kawan;

“Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur, …… bla bla bla…. Bantuan biaya pendidikan selama 2 tahun ini akan diberikan kepada 183 orang guru yang lulus seleksi, untuk menempuh studi 3 (tiga) semester di dalam negeri dan 1 (satu) semester di luar negeri (China/ Thailand / Filipina)

Wow, satu semester di luar negeri, its sound so sexy. Sejak malam itu, waktu malam terasa lama menuju pagi. keburaman impian sedikit tercerahkan.

Bagi PNS ternyata bukan perkara mudah untuk sekedar mendaftar saja. Setelah menghadap Bapak Kepsek, saya diperintahkan untuk minta ijin secara lisan kepada pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten. Alhamdulillah, setelah dipingpong sana sini, akhirnya saya mendapatkan ijin untuk sekedar mendaftar. Setelah jelas perijinan secara lisan, akhirnya saya berhasil “menghasut” beberapa kawan guru untuk mengikuti seleksi. sayangnya dari, 3 orang yang saya ajak, hanya satu yang berhasil lolos untuk mendaftar, satu gagal mendapat ijin suaminya, satu lagi, lolos ijin suami, tapi tidak lolos ijin Kepseknya.
Saya dan satu teman guru biologi berhasil saya yakinkan sepenuh setengah hati untuk mengikhlaskan Tunjangan Satukali Gaji-nya hangus ketika nantinya lolos seleksi ini. Selain kami berdua, ada 4 peserta lain se Kabupaten Bojonegoro. Dengan sedikit koordinasi, 6 orang peserta dari Kabupaten Bojonegoro berangkat test ke Kota Malang untuk mengadu nasib.

Seperti tes seleksi masuk perguruan tinggi waktu S1 dulu, saya tetap tergagap-gagap mengerjakan soal essay biologi, bahasa Inggris dan Kemampuan Berpikir Ilmiah yang berlembar-lembar. Walaupun sudah memohon doa restu dari Ibu, Istri dan Kakak-kakakku (via sms) tak dapat kusembunyikan dari pikiranku, tes seleksi ini bukan perkara ringan.

Kita sudah sangat tahu kawan, banyak orang yang rela menghabiskan uang dan waktu untuk membayar tiket tantangan-tantangan di wahana-wahana permainan taman-taman bermain. Esensinya menurutku, yang mahal adalah sensasi berdebar-debar dan kepuasan setelah menaklukkan tantangan itu. Dari sisi keimanan, pada saat merasakan sensasi berdebar-debar itu akan membuat kita tiba-tiba ingin kian dekat dengan Tuhan. Tiba-tiba kita rajin merayu-rayu dan memanjatkan doa-doa kepada Tuhan. Sensasi berdebar mahal itulah yang saya nikmati selama kurang lebih 20 hari setelah pulang tes seleksi itu. Hampir setiap hari pengumuman yang ditunggu di website tendik-jatim saya akses. Setiap putaran tanda panah loading pada browser adalah sensasi debaran-debaran yang nikmat dan penuh doa.

Arai, sang simpai keramat, salah satu tokoh utama dalam Sang Pemimpi dan Edensor-nya Andrea Hirata, pernah berkata “Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu”. Saya mulai percaya, kata-kata Arai, Setelah lepas magrib petang itu, debaran-debaran dan doa dijawab dengan terpampangnya nama satu-satunya pemberian orang tuaku pada urutan ke 9. Alhamdulillah. Ah, Madu Kawan. Manis.

Setelah menyemai impian sekedar pergi keluar negeri beberapa tahun silam, sekarang sudah mulai terlihat harapan untuk memanennya, walau masih muntup-muntup. Malang antarkan aku ke sana. (sbr)

Prioritas

Jarene, lakoni ae.
Tapi kok akehmen.
Jarene, skala prioritas.
Tapi kok yo gak iso milih.
Jarene biyen ngene urutane;
Syar’i – manfaat – manfaat kanggo wong akeh – dowo mongsone manfaate.
Ngunu ta? Iyo paling.

January, 20th 2015

Guru iku… .

# bolak-balik dikandhani gak percoyo, nek sing libur iku murid e.
+ gurune?
# ra mesthi.
+ lha sing diulang sopo?
#.. j%bla:-&£##+(+-&&++&£iku-+&%£-+++-%:&&bla&&+++tet&£@”;!(tot-”%-&&+-%£pret++++;:&’££prot((–&:-‘%&-:-+-&%&–&….
+ oh…. Tibake guru iku ora mung mulang thok yo.
# iyo paling…

December 21th , 2014


]} Qolbu Berbisik

qbfot


Sebelum semuanya berlalu ...

Semua yang ada di sini kebanyakan hanya pikiran-pikiran yang ada di otakku, kemudian aku tuangkan. Jadi mungkin banyak yang kurang berkenan dengan pengetahuan, perasaan atau keinginan anda mohon dipermaklumkan.

slide-1_3.jpg
image source : http://www.gusdur.net/

Selamat Jalan Gus Dur

Beribu terima kasih terucap untukmu
Engkau pergi setelah meninggalkan keteladanan hidup yang agung

Tak mudah kami mencatat,
Karena engkau telah menempuh jalan kebangsaan yang panjang
Karena engkau tak pernah henti menyalakan lentera kemanusiaan

Jasadmu boleh sakit dan pergi, tapi ruh dan semangatmu terus hidup bersama kami

Hiduplah dalam damai di kampung kedamaian

Selamat jalan Gus Dur...

Puisi oleh: Kang Yoto-Kang Harto (Bupati-Wabub Bojonegoro) disadur dari Radar Bojonegoro, Jumat 1 Januari 2010).

Coba-coba cari uang online!

}}Polling

]} Tulisanku Semuanya

]} Tamuku

  • 184,049 Pengunjung

Flickr Photos

DSC04759

DSC04736

DSC04725

Di Bantimurung

DSC04720

Lebih Banyak Foto

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.732 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: