Jangan Melawan Takdir

[15:10] bxxxx_nxx: aq ga yakin akan ada org mau nrima masa lalu qu..ada lelaki dia mengajak aq serius to menikah begitu aq ceritakan masa lalu qu dy memaki dan menghina aq seperti wanita jalang
[15:11] bxxxxx_nxx: sakit tp aq cm bs bersabar dan pasrah karna aq tau kekurangan qu dan emang pantas diriqqu to dihina seperti tu walau skt tp itulah keadanya
[21:29] sarjana_muda_01: lalu setelah pasrah apa yang kamu lakukan? [21:29] sarjana_muda_01: apakah kamu hanya diam saja?

Jangan Melawan Takdir

ALLAH Swt. memberikan takdir ini kepadamu bukan untuk kau jadikan alasan untuk menyerah, untuk kamu diamkan tidak melakukan apa-apa. Tapi gunakan takdir yang telah kamu terima ini untuk pijakan menjadi lebih baik. Bagaimana caranya?.

Pada saat kamu pasrah dihina karena takdir yang telah terjadi, kamu jangan berusaha melawan takdir, karena itu hanya akan menambah sakit hatimu. Ikuti takdir yang kamu terima dengan memanfaatkannya sebagai pijakan untuk semakin mendekat kepada Allah Swt. Ketika disakiti hati, maka pada saat itulah waktu yang tepat untuk kamu menyebut-berharap-mengadu-meratap-menangis- meminta perhatian dari Allah. Karena pada suasana seperti itulah manusia merasa zero-kosong- tingkat kepasrahan yang tinggi bahwa ternyata manusia tidak mempunyai kuasa apa-apa. Tidak mempunyai hak untuk sombong, tidak mempunyai kemuliaan apa-apa kecuali pemberian dari Allah. Maka gunakanlah kesempatan kamu yang sedang teraniaya itu untuk semakin mendekat kepada Allah. Secara matematik Ary Ginanjar memvisualkan melalui rumus :

n/0 = ~

n : mahluk

0 : zero : adalah ketika pasrah sepenuhnya kepada Allah.

~ : tak terdefinisikan : Allah adalah Dzat yang KekuasaanNya Tidak Terbatas, Undefinited!

Maka pijaklah takdir mu (yang kamu anggap hina) itu untuk bertemu, menghadap Allah. Mengadu, menangis, meratap, meminta, bercengkrama dengan-Nya. Kalau kamu bisa seperti itu kamu akan menjadi orang yang lebih baik dari mereka yang mengejekmu. Bahkan- kamu jauh lebih dari mereka. Perlu kamu ketahui, tidak semua orang mempunyai kemampuan seperti itu.

Jika itu terjadi maka semakin sering kamu di dholimi, semakin sering kamu akan mendekat kepada Allah. Semakin sering kamu di ejek oleh manusia, maka semakin sering kamu mengingat Allah, semakin sering bertemu Allah. Maka, kamu tidak akan lagi merasakan sakit hati karena di ejek, atau di rendahkan manusia, tetapi ketika manusia mengejekmu, ketika manusia merendahkanmu kamu akan merasa senang karena dengan ejekan dan umpatan mereka kamu bisa semakin mendekat kepada Allah. Apa lagi yang kamu cari dalam hidup ini selain kebahagiaan bisa menemui Allah sepanjang waktu?

Itu adalah prinsip hidup yang dasar. Karena sesuatu yang dasar, maka akan berat untuk dilaksanakan. Semua membutuhkan latihan hati. Hati harus dilatih agar terampil dengan ahlak yang baik. Seperti halnya ahlak dalam menyikapi kehidupan seperti yang kamu alami. Ahlak baik yang harus kau tunjukkan adalah seperti yang aku tulis di atas.

Semakin kamu ingin melawan takdir, akan semakin kamu sakit hati.

Ikuti takdir. Gunakan takdir yang sudah terjadi sebagai pijakan agar hidup ini menjadi lebih bermanfaat, dan lebih mulia.

Jadilah Pembawa Cahaya.

1 Response to “Jangan Melawan Takdir”


  1. 1 husmu 24 Agustus, 2008 pukul 1:00 am

    SYukran,,,,,atas postinganya….
    ALhmdllah, saya sangat bersyukur, krn membaca postingan anda ini. semoga kehinaan yang ada pada mata manusia tidak akan membuat kita hina di pandangan Allah Rabbi Izzati….salam kenal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




]} Qolbu Berbisik

qbfot


Sebelum semuanya berlalu ...

Semua yang ada di sini kebanyakan hanya pikiran-pikiran yang ada di otakku, kemudian aku tuangkan. Jadi mungkin banyak yang kurang berkenan dengan pengetahuan, perasaan atau keinginan anda mohon dipermaklumkan.

slide-1_3.jpg
image source : http://www.gusdur.net/

Selamat Jalan Gus Dur

Beribu terima kasih terucap untukmu
Engkau pergi setelah meninggalkan keteladanan hidup yang agung

Tak mudah kami mencatat,
Karena engkau telah menempuh jalan kebangsaan yang panjang
Karena engkau tak pernah henti menyalakan lentera kemanusiaan

Jasadmu boleh sakit dan pergi, tapi ruh dan semangatmu terus hidup bersama kami

Hiduplah dalam damai di kampung kedamaian

Selamat jalan Gus Dur...

Puisi oleh: Kang Yoto-Kang Harto (Bupati-Wabub Bojonegoro) disadur dari Radar Bojonegoro, Jumat 1 Januari 2010).

Coba-coba cari uang online!

}}Polling

]} Tulisanku Semuanya

]} Tamuku

  • 185,221 Pengunjung

Flickr Photos

DSC04759

DSC04736

DSC04725

Di Bantimurung

DSC04720

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: