Mengapa puncak gunung kok nggak panas?

Judul di atas adalah pertanyaan salah satu murid saya kelas 7 ketika saya baru saja membuka materi tentang ekosistem.
Mengapa ya?, kan semakin tinggi semakin dekat matahari?

Setelah saya bertanya kepada guru fisika sekolah kami yang jenius, akhirnya saya paham (dikit-dikit lah pahamnya, banyakan bingungnya).

Dengan modal pemahaman baru saya tambahi dengan jawaban Saudara Oscar de Jarjayes yang menjawab pertanyaan seorang penanya di forum yahoo answer. berikut ini saya kopipes kan jawabannya.

________

LAJU penurunan suhu di troposfer (lapisan atmosfer bagian bawah atau yang kita kenal udara sekita kita) mengikuti laju yang kita kenal dengan laju penurunan lapse rate , di mana makin tinggi ketinggian suatu tempat maka suhu udara akan turun.

Ada persamaan matematis untuk itu yang mengikuti persamaan gas ideal dimana:

PV = nRT

P  = tekanan
V = volume spesifik
n = adalah jumlah moles gas,
R  = tetapan gas
T  = temperatur

Dengan mengasumsikan atmosfer sebagai gas ideal, maka berlaku ketentuan bahwa laju penurunan tekanan berbanding lurus dengan laju penurunan suhu.

Sehingga, ketika kita ke tempat yang tinggi dengan tekanan udara semakin rendah maka suhu udara pun menurun . Itulah salah satu hal yang menyebabkan di pegunungan suhu udara lebih dingin dari suhu di dekat laut.

Benar bahwa daerah di pegunungan menerima radiasi cahaya matahari yang lebih banyak, tetapi radiasi cahaya matahari yang diterima lebih banyak itu digunakan untuk transfer energi/panas laten.

Coba bandingkan di daerah  pegunungan dan di daerah yang bukan pegunungan, manakah yang lebih banyak (jenis dan jumlahnya), tanaman di pegunungan atau daerah datar?.  Tentu lebih banyak di pegunungan.

Sebagian besar radiasi cahaya matahari lebih banyak diabsorpsi untuk pertumbuhan tanaman dan digunakan untuk proses transpirasi (pelepasan molekul air oleh tanaman ke atmosfer). Hal ini lah juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan suhu udara dataran tinggi  jadi lebih rendah karena, karena panas yang diperoleh digunakan untuk transpirasi dan evaporasi (penguapan air dari tanah dan badan-badan air: danau, sungai dsb).

Semoga bermanfaat.

sumber: Id. answer

UPDATE : Jumat, 20 Maret 2009

10 Responses to “Mengapa puncak gunung kok nggak panas?”


  1. 1 ajeng 7 Maret, 2009 pukul 4:57 am

    Mungkin karena gunung itu tinggi sehingga suhunya juga semakin rendah… (ngarang apa gak ya jawabannya?)😀

  2. 2 Fiz 7 Maret, 2009 pukul 1:12 pm

    Ada bus ber-AC kali Ndo…!!!!!😀

  3. 3 djarcovlax 9 Maret, 2009 pukul 9:58 am

    itu terjadi karena TAKDIR

  4. 4 rino 14 Maret, 2009 pukul 8:16 am

    Liat gunungnya ?????

    Kalo gunungnya tidak aktif… seiring dengan ketinggiannya dan tekanan udaranya semakin tinggi suhunya jelas rendah

    Kalau gunung Aktif ya…. pas mbledos yo panas bro

    kalau gunung ………. ya panas

  5. 5 ichaawe 17 Maret, 2009 pukul 8:55 pm

    simple…karena puncak gunung itu didataran tinggi …suda pasti ditempat tinggi itu kan udara lebih sejuk, angin lebih banyak, dan yg pasti lbh bersih..bebas polusi …
    atau ada alasan sains nya kah???

  6. 6 Aan 27 Maret, 2009 pukul 8:19 am

    PERSAMAANNYA YANG BETUL ITU:

    PV = nRT

    thanks atas koreksinya

  7. 7 dewo1234 22 Juli, 2009 pukul 5:53 pm

    ye……….. enak aja..
    di puncak gunung merapi puanaassssssssssssss banget
    500 mtr menuju puncaknya aja udah panas…!
    nah lho…, apalagi kawahnya

  8. 8 Dedy setiawan 16 November, 2010 pukul 9:34 am

    benar sekali saya sependapat dg ust

  9. 9 Oscar de Jarjayes 13 Mei, 2011 pukul 11:05 am

    ada satu lagi yang saya lupa. dulu saya menjawabnya dengan sedikit terburu2… dan apalagi ini untuk anak2 harusnya bisa lebih simpel
    suhu udara yang lebih dingin pada tempat-tempat yang lebih tinggi terutama dipengaruhi oleh kapasitas panas udara, air dan daratan yang berbeda.
    kapasitas panas air adalah yang paling tinggi, sementara udara adalah penyimpan panas yang sangat buruk. Jadi ketika radiasi datang, transfer panas terjadi di daratan, udara dan perairan (laut). Karena laut memiliki kapasitas panas yang lebih besar (lebih mampu menyimpan panas) maka panas akan dilepaskan secara perlahan-lahan, mempengaruhi suhu udara di wilayah dataran rendah yang dekat laut akibatnya di wilayah tersebut suhu akan jadi lebih hangat. sementara makin tinggi tempat, makin jauh dari laut udara yang tidak mampu menyimpan panas menjadikan suhu lebih dingin..

    udah lama banget sih pertanyaan ini, tapi kalo masih ada yang nanya lagi pak guru.. ajak aja muridnya berenang di kolam yang dalamnya 3 meter dan yang dalamnya cuma 1 meter… untuk ngeliat kapasitas panas air itu seperti apa.. nanti mereka sendiri yang rasain mana yang lebih hangat.. yang dalemnya semeter apa yang 3 meter.. tapi jangan lupa pake pelampung yaa…😀

    Oscar de Jarjayes
    ps. good to know i’d been quoted

  10. 10 dhany 15 Oktober, 2011 pukul 10:57 am

    jd klo hubungan ama tnaman yg hruz mnrma chya pnuh gmna.
    Cntoh nya tnaman dtaran rndah d tnam d dtaran tggi.
    Gmna tuh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




]} Qolbu Berbisik

qbfot


Sebelum semuanya berlalu ...

Semua yang ada di sini kebanyakan hanya pikiran-pikiran yang ada di otakku, kemudian aku tuangkan. Jadi mungkin banyak yang kurang berkenan dengan pengetahuan, perasaan atau keinginan anda mohon dipermaklumkan.

slide-1_3.jpg
image source : http://www.gusdur.net/

Selamat Jalan Gus Dur

Beribu terima kasih terucap untukmu
Engkau pergi setelah meninggalkan keteladanan hidup yang agung

Tak mudah kami mencatat,
Karena engkau telah menempuh jalan kebangsaan yang panjang
Karena engkau tak pernah henti menyalakan lentera kemanusiaan

Jasadmu boleh sakit dan pergi, tapi ruh dan semangatmu terus hidup bersama kami

Hiduplah dalam damai di kampung kedamaian

Selamat jalan Gus Dur...

Puisi oleh: Kang Yoto-Kang Harto (Bupati-Wabub Bojonegoro) disadur dari Radar Bojonegoro, Jumat 1 Januari 2010).

Coba-coba cari uang online!

}}Polling

]} Tulisanku Semuanya

]} Tamuku

  • 185,221 Pengunjung

Flickr Photos

DSC04759

DSC04736

DSC04725

Di Bantimurung

DSC04720

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: