Susumu terbeli, leherku tertali.

BBM naik tinggi, susu tak terbeli
Orang Pintar tarik subsidi
Anak kami kurang gizi.
 
-Galang Rambu Anarki-
 Iwan Fals
 
Anakku, Kak Galang sudah lama tiada
Bang Iwan tidak akan lagi menyanyikan lagu Galang-nya
Walau sekarang BBM akan naik lagi
Membubung lebih dari sekedar naik tinggi.
 
Anakku, bukannya Bang Iwan telah letih menyanyikannya
Tapi percuma,  cabe dan bawang merah di pasar Jombatan sudah lebih dulu melaju
Daftar harga baru Mbah No Kopi, dan Ning Rum pecel pun telah terbit disahkan,
tepat dua minggu sebelum tanggal satu.
 
Anakku, aku yakin kamu tidak akan kurang gizi karena susu
Karena bundamu telah diposyandukan setiap empat  minggu
Koperasi dan bank-bank uangnya melimpah untuk dihutangkan kepadaku
 
Tapi, aku takut dengan paman-paman dan pakdhe-pakdhemu yang di luar sana
Mereka tiba-tiba jadi orang jahat, karena ingat BBM, BLT, kekuasaan, kesempatan menggibah, memfitnah, menghujat,  menjatuhkan kawan, menjegal teman, mengkhianati dan melupakan Tuhan.
 
Anakku, dunia ini hanya permainan dan senda gurau
Itu Kata Tuhan dalam firman-Nya
Permainan apa itu, aku pun tak tahu
Orang-orang pintar itu pun juga sedang bermain-main dan dipermainkan
Dan kita ini, adalah mainan dari permainan-permainan itu.
 
Anakku,  Kak Galang sudah lama pergi
Bang Iwan tak menyanyikan lagu itu lagi
BBM tetap dinaikkkan tinggi
Karena orang pintar tidak lagi peduli kita dan mereka seperti ini
 
Anakku
BBM tetap dinaikkan tinggi
bukan berarti kau boleh saling menyakiti.
 
Shobirin Saerodji
Rel Bengkong, 23 Maret 2012

0 Responses to “Susumu terbeli, leherku tertali.”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




]} Qolbu Berbisik

qbfot


Sebelum semuanya berlalu ...

Semua yang ada di sini kebanyakan hanya pikiran-pikiran yang ada di otakku, kemudian aku tuangkan. Jadi mungkin banyak yang kurang berkenan dengan pengetahuan, perasaan atau keinginan anda mohon dipermaklumkan.

slide-1_3.jpg
image source : http://www.gusdur.net/

Selamat Jalan Gus Dur

Beribu terima kasih terucap untukmu
Engkau pergi setelah meninggalkan keteladanan hidup yang agung

Tak mudah kami mencatat,
Karena engkau telah menempuh jalan kebangsaan yang panjang
Karena engkau tak pernah henti menyalakan lentera kemanusiaan

Jasadmu boleh sakit dan pergi, tapi ruh dan semangatmu terus hidup bersama kami

Hiduplah dalam damai di kampung kedamaian

Selamat jalan Gus Dur...

Puisi oleh: Kang Yoto-Kang Harto (Bupati-Wabub Bojonegoro) disadur dari Radar Bojonegoro, Jumat 1 Januari 2010).

Coba-coba cari uang online!

}}Polling

]} Tulisanku Semuanya

]} Tamuku

  • 185,221 Pengunjung

Flickr Photos

DSC04759

DSC04736

DSC04725

Di Bantimurung

DSC04720

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: